Kata-Kata Motivasi, Kata-Kata Bijak, Kata-Kata Mutiara, Kata-Kata Cinta, Pantun Nasehat, Pantun Jenaka, Contoh Proposal, Contoh Memo, Kata Kata 2016,

Pengertian dan Ruang Lingkup Pendidikan IPA di SD

Pengertian dan Ruang Lingkup Pendidikan IPA di SD

Latar Belakang
Melalui pembelajaran dan pengembangan potensi diri pada pembelajaran IPA siswa akan memperoleh bekal pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk memahami dan menyesuaikan diri terhadap fenomena dan perubahan-perubahan di lingkungan sekitar dirinya, di samping memenuhi keperluan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Pembelajaran dan pengembangan potensi ini merupakan salah satu kunci keberhasilan peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam memasuki dunia teknologi, termasuk teknologi informasi pada era globalisasi. Meskipun demikian, pencermatan terhadap realitas di lapangan, pada mayoritas waktu dan tempat, pembelajaran IPA di Sekolah Dasar masih menunjukan sejumlah kelemahan.
Salah satu kelemahan pembelajaran IPa pada mayoritas SD selama ini adalah bahwa pembelajaran tersebut lebih menekankan pada penguasaan sejumlah fakta dan konsep, dan kurang memfasilitasi siswa agar memiliki hasil belajar yang komprehensif. Kondisi objektif bermasalah lainnya di lapangan saat ini adalah bahwa materi penilaian hasil belajar untuk mata pelajaran IPa berfokus pada penilaian hasil belajar ranah kognitif melalui tes. Oleh karena itu, penilaian tersebut tidak pernah mengukur sejauh mana kinerja, karya, dan sikap siswa dalam kegiatan praktikum atau proses inkuiri IPa di Sditu telah berjalan dengn benar, melainkan yang diukur dan dievaluasi itu adalah sejauh mana siswa SD menguasai (mengetahui) sejumlah konsep-konsep IPa yang terdapat dalam buku ajar.
Sehubungan dengan temuan itu, upaya pengembangan kurikulum (kurikulum 2006 dan disempurnakan menjadi kurikulum 2013) yang beralih dari kurikulum berbasis kemampuan (competency-based curriculum) dimana terdapat keseimbangan peningkatan kemampuan konseptual dan kemampuan prosedural ke kurikulum yang berfokus pada pendekatan saintifik, pembelajaran tematik, pendidikan karakter, penilaian otentik, dan model pembelajaran kontekstual.

Tujuan
1.    Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pendidikan IPA di SD Kelas Rendah.
2.    Untuk menjelaskan pengertian dan ruang lingkup pembelajaran IPA di SD.
3.    Untuk menjelaskan pentingnya pembelajaran IPA di SD.
4.    Untuk menjelaskan karakteristik pembelajaran IPA di SD.

Pengertian dan Ruang Lingkup Pendidikan IPA di SD
Ilmu pengetahuan alam ( IPA) berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis, sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta , konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Pendidikan IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkan di dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembelajarannya menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. IPA sendiri berasal dari kata sains yang berarti alam. Sains menurut Suyoso (1998: 23) merupakan pengetahuan hasil kegiatan manusia yang bersifat aktif dan dinamis tiada henti-hentinya serta diperoleh melalui metode terentu yaitu , teratur, sistematis, berobjek, bermetode, dan berlaku secara universal. Menurut Abdullah (1998:18) IPA merupakan pengetahuan teoritis yang diperoleh atau disusun dengan cara malakukan observasi, eksperimentasi, penyimpulan, penyusunan teori, demikian seterusnya kait mengait antar cara yang satu dengan cara yang lain.
Menurut Hardy dan Fleer (1996: 15-16) sekurang-kurangnya ada 7 ruang lingkup pemahaman IPA yang peru diperhatikan agar para guru memahami IPA dalam perspektif yang lebih luas.
1.    IPA sebagai kumpulan pengetahuan 
IPA sebagai kumpulan pengetahuan mengacu pada kumpulan berbagai konsep yang sangat luas . IPA dipertimbangkan sebagai akumulasi berbagai pengetahuan yang telah ditemukan  sejak zaman dahulu sampai penemuan pengetahuan yang baru. Pengetahuan tersebut berupa fakta, teori, dan generalisasi yang menjelaskan alam
2.    IPA sebagai suatu proses penelusuran (investication)
IPA sebagai proses penelusuran umumnya sebagai suatu pandangan yang menghubungkan gambaran IPA yang berhubungan erat dengan kegiatan laboratorium beserta perangkatnya.
3.    IPA sebagai kumpulan nilai
Pandangan ini menekankan pada aspek nilai ilmiah termasuk di dalamnya nilai kejujuran, rasa ingin tahu, dan keterbukaan .
4.    IPA sebagai cara untuk mengenal dunia
IPA dipertimbangkan sebagai suatu cara dimana manusia mengerti dan memberi makna pada dunia disekeliling mereka , selain juga sebagai salah satu cara untuk mengetahui dunia beserta isinya denga segala keterbatasannya .
5.    IPA sebagai Intitusi sosial
Ini berarti bahwa IPA seharusnya dipandang dalam  pengertian  sebagai kumpulan para professional, yang melalui IPA mereka didanai,  dilatih, dan diberi penghargaan akan  hasil karya.
6.    IPA sebagai hasil kontruksi manusia
Pengetahuan ilmiah merupakan hasil kontruksi pemikiran manusia sehingga dapat saja apa yang dihasilkan IPA memiliki sifat bias dan biasa saja.
7.    IPA sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari
Orang menyadari bahwa apa yang dipakai dan digunakan untuk pemenuhan kebutuhan hidup sangat dipengaruhi oleh IPA.
Facebook Twitter Google+
Back To Top